Kota Cirebon terkenal memiliki wisata budaya berupa keraton, wisata religius, kesenian tari topeng, musik tarling, dan batik trusmi.Telusurilah kota Cirebon dan nikmati wisata masa lalu sambil menapaki sejarah, mitos, legenda, dan budayanya dari kota yang dulunya disebut dengan nama Caruban Larang.

Cirebon memiliki sejarah yang panjang dengan keberadaan tiga keratonnya. Keraton tersebut memiliki peranan penting sebagai salah seorang pusat penyebaran Islam di Nusantara abad ke-15 Masehi yang di pimpin seorang ulama ternama bernama Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah.

Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah, lahir 1450 M, ada juga yang mengatakan lahir 1448 M. Ia adalah salah satu dari ulama besar di Nusantara dan termasuk salah satu dari Walisongo di Pulau Jawa. Tokoh ini dianggap ulama utama yang menyebarkan Islam di Jawa bagian barat. Sunan Gunung Jati berperan sebagai pemimpin spriritual, sufi, mubalig, ulama, bahkan sekaligus sebagai sultan pertama Kesultanan Cirebon yang semula bernama Keraton Pakungwati. Sunan Gunung Jati wafat tahun 1568 pada usia 120 tahun.

Kawasan Makam Sunan Gunung Jati terdiri dari dua kompleks makam. Yang utama ialah Kompleks Makam Sunan Gunung Jati di Gunung Sembung terdiri atas sekitar 500 makam, letaknya di sebelah barat Jalan Raya Cirebon-Karangampel-Indramayu. Sementara satu lagi yakni Kompleks Makam Syekh Dathul Kahfi di Gunung Jati, berada di timur jalan raya. Kompleks ini dilengkapi tempat pedagang kaki lima, alun-alun, lapangan parkir, dan fasilitas umum lainnya.

Selain makam Sunan Gunung Jati, sekitarnya terdapat makam ibu Sunan Gunung Jati yaitu Nyi Rara Santang yang datang ke Cirebon sekitar tahun 1475. Selain itu ada pula makam paman Sunan Gunung Jati, yaitu Kian Santang (Pangeran Cakrabuwana) yang menyerahkan kekuasaan Caruban Larang kepada Sunan Gunung Jati pada tahun1479. Ada juga makam Fatahillah atau Tubagus Pasai, panglima Demak yang membantu Cirebon saat mengalahkan Pajajaran dan Portugis.

Di komplek ini ada pula makam istri Sunan Gunung Jati yaitu Putri Ong Tien Nio yang berasal dari China. Puteri Ong Tien Nio (Nyi Ratu Rara Semanding) adalah puteri Kaisar Hong Gie dari Dinasti Ming. Hubungan pernikahan antara Sunan Gunung Jati dan Puteri Ong Tien ini telah berpengaruh pada hubungan bilateral Cina dan Cirebon. Selain itu melahirkan akulturasi kebudayaan yang memikat. Temukan akulturasi dua budaya ini pada interior bangunan keraton serta makam Sunan Gunung Jati yaitu berupa hiasan piring porselen indah dari Dinasti Ming yang menempel di dindingnya. Kami  Naba Rent Car Cirebon siap mengantar anda berwisata ziarah menuju Makam Sunan Gunung Jati.

Bagi anda yang ingin Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati dengan aman dan nyaman, anda dapat langsung menghubungi:

Naba Rent Car – Rental Mobil Cirebon

Alamat: Griya Intan Blok A No 19 Perumnas Cirebon, Jawa Barat
Email : nabarentcar@gmail.com
HP : +6282 127 944 944 / +6287 729 177 277 / +6285 748 144 944
Telp. : (0231) 830 3653
Pin BB : n4b4-RC
We Chat ID : 082 127 944 944

Sumber: Cirebon Media